Walopun bukan termasuk bagian dari seleblog kayak ogi, tikabanget, hermansaksono, dan lain sebangsanya tapi perjalanan ngeblogku udah lumayan lama, sejak 2002an, dan masih pake blogspot.
Sekarang sih udah betah pake wordpress. Jadi udah ampir 6 tahun kenal yang namanya blog. Tapi kok ya sampe sekarang belom nyeleb-nyeleb ya. Apa karena bahasan yang kupilih gak bermutu kayak gini ya?
Tidak terlepas dari yang di atas ini, aku mau nyeritain curhatan seorang temen yang belom genap seminggu ngeblog (tepatnya 3 hari). Dia katanya mau memutuskan untuk pensiun dari ngeblog dan mau mensuspend account domain hostingnya. Padahal domainnya belom bayar tuh.
Ceritanya gini, temenku itu memposting di blognya dengan bahasan sebuah acara di televisi swasta. Dia emang dengan sengaja mau mengusung postingan yang santai en sejalan sama kehidupannya sehari-hari yang suka nonton sinetron (namanya juga anak kost, jarang ada kerjaan lain).
Kalo menurutku sih gaya bahasanya udah lumayan bagus. Nah, entah mengapa dia syok banged setelah dapet komen dari senior blogger yang menurutnya sangat pedas. Temenku langsung mutung. Mulai hari ini katanya dia gak akan ngeblog lagi.
Mungkinkah untuk ngeblog membutuhkan mental yang kuat dalam menghadapi komen2 yang mengkritisi postingan kita? Kalau menurutku sih apapun komen yang muncul pada postingan yang kita buat seharusnya bisa menjadi pembelajaran biar di postingan berikutnya bisa lebih baik lagi.
Ayo pren. Semangat dengan postingan yang baru. Mohon tanggapannya buat temen-temen kalo ada orang yang kayak gini.
Popularity: 6% [?]
Mulai hari ini, kantorku 




