Sabtu lalu kantorku, JogjaCamp melakukan kegiatan Outbound yang bertajuk Outbound JogjaCamp Ceria di kawasan RM Pakemsari, Pakem, Sleman.
Berangkat dari Perintis Kemerdekaan sekitar jam 7 pagi dengan bus sewaan kami langsung disambut kru De Adventuras, yang memandu acara outbound, sesampainya di depan RM Pakemsari dan langsung diajak menuju ke lokasi outbound yang berada tak jauh dari kawasan tersebut.
Para pemandu langsung mengajak kami untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu dan membentuk kelompok dengan masing-masing berjumlah 7-8 orang tiap kelompok sebelum memulai acara outbound.
Acara outbound yang baru pertama kali ini digelar oleh CV JogjaCamp berlangsung sangat heboh dan penuh canda. Jenis permainan outbound yang digelar terdiri dari meniti kolam buaya, burma bridge, flying fox dan masih banyak lagi permainan seru lainnya yang membutuhkan kekompakan tim.
Saya, yang sekelompok dengan Ogik, Ana, Erna, Ervan, Manjenk, Mas Aries, dan Billy praktis tidak memiliki lawan yang sepadan di permainan yang ada. Meskipun tujuan permainan itu untuk fun dan mengakrabkan diantara kami, tapi bagi kelompok kami gengsi tetap dipertaruhkan. Kalau dilombakan sepertinya kelompok kami yang bernama Kambil (Kelapa tua) bakal jadi juara umum.
Permainan diakhiri dengan pendinginan, yakni menangkap ikan. Dari 10 ikan yang disebar di kolam buatan, kami berhasil menangkap 8 diantaranya. Dari hasil tangkapan tersebut digunakan sebagai lauk kami untuk makan di akhir acara.
Tapi sebenarnya, ada yang kurang greget dari outbound itu. Yang pertama, pemilihan anggota kelompok tidak merata jadinya sama saja temannya yang itu-itu juga, contohnya sih terlampir di kelompok saya.
Yang kedua, outbound kemarin tidak menginap jadi tidak ada waktu yang panjang bagi kami untuk lebih saling kenal dan akrab satu sama lain. Jadi, adanya sedikit ketegangan yang terjadi tidak bisa diselesaikan. Semoga aja, kalau ada outbound lagi bisa disetujui kalo menginap.
Popularity: 28% [?]
Kemarin terjadi obrolan serius di YM dengan salah seorang teman, mas Rafi, yang berdomisili di Jakarta membahas permasalahan yang kini sedang dihadapi PSS Sleman. Sebagai sesama pendukung tim itu kami merasa trenyuh melihat prestasi PSS di Divisi Utama tahun ini.
Ada satu lagi terobosan baru dari
Trio Terpidana mati kasus Bom Bali (12 Oktober 2002), Amrozy, Ali Gufron, dan Imam Samudra, akhirnya sukses dieksekusi tembak mati pada Minggu (9/11) jam 00:15 kemaren. Banyak nada bermunculan mengenai hal itu.
Tadi pagi sebelum ngantor baca koran dulu. Ternyata harga bensin bakal turun. Pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya sepakat bakal menurunkan harga Premium lebih murah Rp 500 mulai 1 Desember 2008 nanti.


