Perempuan, Sudah Setara?
Kemarin, 22 Desember merupakan hari ibu yang selalu diperingati tiap tahun. Tapi sepertinya peringatan tersebut hanya sebatas seremonial saja tanpa ada wujud nyata peran serta seorang perempuan terutama ibu di komunitas publik.
Tiap tanggal 22 Desember, seperti kemarin, selalu saja ada pidato-pidato yang menyatakan harus ada kesetaraan peran perempuan dengan pria di seluruh lapisan masyarakat mulai sektor keluarga sampai pemerintahan.
Namun tetap saja banyak berita, baik di tv atau di koran, perempuan selalu menjadi obyek. Pemerkosaan, pelecehan, penganiayaan, kekerasan dalam rumah tangga, dan yang paling banyak tentu saja perempuan yang mempertontonkan auratnya di depan umum kerap menghiasi wajah televisi.
Sebagai makhluk yang lebih lemah dari seorang pria mau tak mau perempuan selalu mengalah dan tak bisa berbuat apa-apa dalam menyuarakan haknya. Hal itulah yang mungkin menjadi patokan bahwa perempuan tidak mampu untuk tampil di depan berdampingan dengan pria.
Tanpa adanya seorang ibu dan perempuan tidak akan mungkin ada pemimpin yang kuat. Selamat hari ibu dan perempuan.
Popularity: 27% [?]
Postingan Terkait
This entry was posted on Tuesday, December 23rd, 2008 at 4:53 pm and is filed under Catatan Ringan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Comment by ervan on 23 December 2008:
December 23rd, 2008 5:10 pmha kok model e bojone dewe ? hehe
… met hari ibu y pher … eh salah bu phery
Comment by phery on 23 December 2008:
December 23rd, 2008 6:06 pmto ervan : selamat ya van
Comment by jemari on 23 December 2008:
December 23rd, 2008 6:27 pmslamat ya bu …. herlin
Comment by latree on 23 December 2008:
December 23rd, 2008 7:43 pmya… paling tidak ayuk kita mulai dari diri kita sendiri, menghormati setiap perempuan yang ada di sekitar kita…
mas aku juga dapat ucapan dari anak2ku…
selamat hari ibu untuk istrinya…
Comment by phery on 24 December 2008:
December 24th, 2008 1:50 pmto jemari : kok aku enggak man?
to latree : setujuh!!! ya entar disampein selamatnya.
Comment by cebong ipiet on 24 December 2008:
December 24th, 2008 3:04 pmwehhehe jatahnya sendiri sendiri
kewajiban dan tanggung jawab jg masing masing
hennah nyang penting pan ngelakuin kewajibannyah
ndak melulu nuntut hak
Comment by mooie on 24 December 2008:
December 24th, 2008 8:19 pmkemarin malam pas hari ibu ku telp emak ku dikampung…and say “i love you mom” dia bingung dan bilang ngomong apa kamu ini. heehehe
Comment by phie on 25 December 2008:
December 25th, 2008 4:43 pmPerempuan itu lebih lemah dari laki-laki secara fisik aja, tapi secara emosional lebih kuat
Comment by ciwir on 25 December 2008:
December 25th, 2008 4:45 pmuntuk tau lebih detail tentang pattiro silahkan melihat link-links yang ada di blog saya tentang pattiro…
makasih
Comment by ndop on 25 December 2008:
December 25th, 2008 10:06 pmkesimpulannya apa pak? wekekek…
ndak akan mungkin setara bos, namanya aja beda kelamin beda hak dan kewajiban…
wanita dan pria puinta kemampuan masing-masing, ndak ada istilah wanita lebih lemah dari pria, buktinya sampeyan aja lahir dari rahimnya khan?? bisakah laki2 melakukannya??
wekekeke… jadi menurutku sih adil adil saja dah, ndak usah repot2 mikir kesetaraan…
Comment by Rita on 26 December 2008:
December 26th, 2008 3:59 pmhiahahaha…mooie-nya itu loh……
Selamat hari ibu dan perempuan..
Kalo aku merasa bener, aku gak mau ngalah loh mas…:D
Comment by Eljaholic on 27 December 2008:
December 27th, 2008 12:07 pmDirimu sebagai perempuan merasa sudah setara kah??
Comment by domba garut! on 27 December 2008:
December 27th, 2008 3:47 pmtetaplah istiqomah dan menjalankan fungsi dan tugasmu, niscaya pahala syurga menanti buat wanita solehah
antara 2 gender diciptakan untuk saling mendukung, terlepas memang pria diberi keutamaan untuk memimpin, kesetaraan itu tidaklah harus 50-50, kok…
Seneng udh bisa mampir kesini, happy holidays – kind regards from West Africa..
Comment by phery on 31 December 2008:
December 31st, 2008 11:47 am@cebong ipiet: tapi di pelajaran PMP dulu sering diajarin kalo antara hak dan kewajiban harus adil
@mooie: padahal biasanya gak pernah nelpon ya
@phie: berarti emosian dong
@ciwir: makasih infonya
@ndop: sekolah aja disetarakan masak perempuan sama pria gak disetarakan?
@Rita: selamat yaaa
@Eljaholic: kalo kamu gimana sebagai pacarku?
@domba garut!: 60:40 juga boleh ya tergantung kesepakatan berarti.
Comment by Kombes.Com Bookmarking on 30 July 2009:
July 30th, 2009 10:26 amSubmit tulisan anda di Kombes.Com Bookmarking, Agar member kami vote tulisan anda. Silakan submit/publish disini : http://bookmarking.kombes.com Semoga bisa lebih mempopulerkan blog/tulisan anda!
Kami akan sangat berterima kasih jika teman blogger memberikan sedikit review/tulisan tentang Kombes.Com Bookmarking pada blog ini.
Salam hormat
http://kombes.Com
Post a Response
TERBARU
TERPOPULER
Cerita Ferry – Bukan Seleb BLOG © 2009 • Powered by WordPress 2.9.1 • Theme Babeku WP-Magz by MQ Hidayat
Log in • top ↑