Ternyata facebook memang memabukkan. Situs yang satu ini sudah saatnya perlu diwaspadai. Kebebasan berekspresi, yang belakangan berubah jadi kebebasan berereksi, berupa update status, comment status teman, ataupun pasang foto di profil masing-masing bisa menimbulkan bumerang bagi si pemilik account facebook.
Banyak terjadi kasus yang muncul di televisi akibat aktifitas ber-facebook seseorang. Bahkan, beberapa waktu lalu saya juga turut mengalami adanya permasalahan di web social networking paling terkenal ini.
Memang sih, bukan masalah saya. Tapi efek facebook yang berupa tulisan comment status ini berdampak menjadi kesalahpahaman. Beruntung, permasalahan ini langsung segera teratasi di hari itu juga. Cukup melelahkan. + Continue Reading
Popularity: 1% [?]
Gimana ya caranya biar ngeblog bisa menjadi budaya kembali seperti dulu? Praktis, saat ini aktifitas ngeblog tergusur demam facebook yang hadir dengan berbagai fitur yang lebih menarik dibandingkan blog.
Weekend kemarin kita jalan-jalan ke Solo naik kereta api Prameks (Prambanan Ekspress). Kenapa naik kereta? Selain karena nyaman, sekalian mengenalkan ke Navidz perjalanan menggunakan kereta api.
Beberapa hari lalu tak sengaja menjumpai seorang tukang becak yang nampaknya berniat melepas lelah dengan beristirahat di pinggir jalan. Diparkirkanlah becaknya dan sang bapak mulai bersiap untuk mengendorkan urat syarafnya yang tampaknya seharian sibuk mengangkut penumpang.


