July 19th, 2006
By phery Posted in Cerita Singkat

Pangandaran 17 Juli 06

pangandaran
Sore itu air laut bergemuruh seperti biasa
Sore itu aingin laut sepoi-sepoi bersenandung ria
Sore itu pedagang tak terlalu sibuk dengan dagangannya
Sore itu anak-anak kecil berlarian penuh gembira
Sore itu…………

Ya Allah, kenapa sore itu berubah menjadi kelam?
Mengapa goncangan yang belum sempat sirna itu hadir?
Mengapa gemericik air berubah menjadi gulungan ombak?
Mengapa harus kami yang sirna?
Mengapa……….

Sore hari di Pangandaran berubah mencekam
Dentuman keras mengguncang ibu pertiwi
Gulungan ombak menggulung seisi daratan
Hancur, sirna, dalam sesaat……tanpa bekas
Astaghfirullah…….

Percikan airmata kembali membahana Nusantara
Jeritan kematian menghiasi hari-hari sendu
Kebingungan insani mengoyak kedamaian duniawi
Keceriaan berubah jadi kemalangan……sekejap
Indonesia kembali berduka

Innalillahi Waa Innailaihi Rojiun

Popularity: 5% [?]

Postingan Terkait


    Add Yours

    *
    To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
    Click to hear an audio file of the anti-spam word