November 9th, 2007
By phery Posted in Napak Tilas

Pahlawan Tak Dikenal

Sepuluh tahun yang lalu dia terbaring
Tetapi bukan tidur, sayang
Sebuah lubang peluru bundar di dadanya
Senyum bekunya mau berkata, kita sedang perang

Dia tidak ingat bilamana dia datang
Kedua lengannya memeluk senapang
Dia tidak tahu untuk siapa dia datang
Kemudian dia terbaring, tapi bukan tidur sayang

wajah sunyi setengah tengadah
Menangkap sepi padang senja
Dunia tambah beku di tengah derap dan suara merdu
Dia masih sangat muda

Hari itu 10 November, hujan pun mulai turun
Orang-orang ingin kembali memandangnya
Sambil merangkai karangan bunga
Tapi yang nampak, wajah-wajahnya sendiri yang tak dikenalnya

Sepuluh tahun yang lalu dia terbaring
Tetapi bukan tidur, sayang
Sebuah peluru bundar di dadanya
Senyum bekunya mau berkata : aku sangat muda

Oleh : Toto Sudarto Bahtiar

Popularity: 25% [?]

Postingan Terkait


    5 Comments

    1. puisi yang tak baca pada waktu porseni SD di jaman doeloe kala..hasilnya??? huahhahahahaha…juara harapan, ketiga pulak itu bah !!

    2. Bagus lho… bikin yang banyak aja biar orang lain seneng ya….

    3. gemblung

      wkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

    4. gemblung

      Puisi yang aneh…………..

    5. UV

      Ako jga pke ni puisi pas lomba wktu sd…



    Add Yours

    *
    To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
    Click to hear an audio file of the anti-spam word