January 3rd, 2007
By phery Posted in Cerita Singkat

Jogja – Jambi

Untuk pertama kalinya dalam kurun masa hampir 25 tahun ini aku mengikuti detik-detik pergantian tahun bersama orang-orang baru di daerah yang memang juga pertama kalinya aku jamah, kota JAMBI. Ya, aku merayakan tahun baru 2007 bersama teman kuliah di UII, Aai di rumahnya di Tanjung Pinang, JAMBI bareng sodara-sodaranya. Meski suasana malam itu hangat dan ceria tapi aku merasakan ada sesuatu hal yang kurang, kotaku JOGJA dengan berbagai keunikan. Aku berada amat jauh dari kota kelahiranku itu memang bukan tanpa alasan. Sejak 1 Desember 2006 yang lalu aku positif “ nguli “ di Kantor Pemkab Tebo, yang jauhnya 200km dari kota JAMBI, sebagai konsultan akuntansi setelah sebelumnya sempat training di JAKARTA kurang lebih 1,5 bulan dan transit di Pekanbaru selama seminggu. + Continue Reading

Popularity: 4% [?]

September 29th, 2006
By phery Posted in Cerita Singkat

Jakarta Pekan Ini

Hampir sepekan sejak aku menginjakkan kaki di bumi Ibukota Jakarta. Baru hari ini aku bisa ke warnet soalnya besok Sabtu trainingnya libur jadi bisa dipuas-puasin maen-maen keliling Jakarta. Dari Jakarta Pusat aku berkeliling ke tempat temen, Cool Donay di daerah Pondok Gede yang di daerah Jakarta Timur. Fiuh jauh banged. Tapi alhamdulillah, keadaan yang membuatku sendiri mau nggak mau jadi berani. + Continue Reading

Popularity: 5% [?]

September 23rd, 2006
By phery Posted in Sekilas Info

Waktu Yang Tepat Untuk Berpisah

Dan bila kau harus pergi
Jauh dan tak kembali
Ku akan merelakan mu bila kau bahagia
Selamanya disana walau tanpaku

Ku akan mengerti cinta dengan semua yang terjadi
Pastikan saja langkahmu tetap berarti
Bisakah aku tanpamu sanggupkah aku tanpamu

Sehangat pelukan hujan saat kau lambaikan tangan
Tenang wajahmu berbisik
Inilah waktu yang tepat tuk berpisah

Selembut belaian badai saat kau palingkan arah
Jejak langkahmu terbaca
Inilah waktu yang tepat tuk berpisah

perpisahanKembali sepenggal lirik lagu Sheila on 7 tersebut menjadi syair kehidupan bagi diriku saat ini. Besok Minggu (24/9) tepat di hari pertama puasa ramadhan tahun ini aku meninggalkan kota kelahiranku dan juga kota yang penuh kenangan bagiku, Jogja, untuk mewujudkan impianku sejak dulu, menaklukkan ibukota Jakarta. + Continue Reading

Popularity: 5% [?]

September 21st, 2006
By phery Posted in Cerita Singkat

Siap Melompat Lebih Tinggi

Kita berlari dan teruskan bernyanyi
Kita buka lebar pelukan mentari
Bila ku terjatuh nanti
Kau siap mengangkat aku lebih tinggi + Continue Reading

Popularity: 6% [?]

September 19th, 2006
By phery Posted in Cerita Singkat

Arti Kata Profesional

P-R-O-F-E-S-I-O-N-A-L! Ya kata itulah yang menusuk telingaku beberapa hari yang lalu. Bukan cuman telinga deng tapi juga mata. Entah yang ngomong tentang profesional itu udah tau artinya ato blom yang jelas aku sendiri gak tau apa itu sebenarnya arti dari profesional, terutama dalam bekerja mungkin maksudnya.

Yang sering aku dengar kata profesional sih buat para pemain sepakbola itu. Demi profesionalisme mereka bersedia meninggalkan tim yang telah dibelanya beberapa musim untuk bergabung dengan klub yang menawarinya dengan fasilitas yang lebih baik. Tapi, entahlah apa kata profesional itu bisa berlaku juga buat aku yang notabene bukanlah seorang pemain sepakbola.

Tapi setelah kupikirkan kembali akhirnya aku menerima juga tantangan untuk berlaku profesional dan membuang identitas kami sebagai ‘teman’. So what? Bagiku hal kayak gitu sih bukan masalah, yang jadi masalah sih profesionalisme bisa memporakporandakan hubungan pertemanan ataupun pertalian lainnya. Kalo emang gitu, berarti aku gak akan mau untuk berlaku profesional di waktu-waktu tertentu karena pada dasarnya profesional itu tidak bakal terjadi dengan mudah di Indonesia ini. Demikian juga bila aku disuruh berlaku profesional.

Yang jelas, gimanapun juga arti kata profesional sangat sulit untuk diidentifikasikan karena sering rancu dengan arti yang lain. Salah satu tipe profesional adalah profesional dari sisi moral/mental dalam tiga hal yang harus dihindari oleh seseorang sehingga bisa disebut profesional secara moral. Bagaimana sesorang dianggap profesional dari sisi moral ? Ada tiga hal pokok yang musti dilakukan/dipegang oleh seorang pekerja profesional, yaitu :
- tidak memaksa,
- tidak mengiba, dan
- tidak berjanji.

Sikap moral profesi ini sangat dikontrol oleh konsep diri seseorang antara lain sikap menghadapi tantangan, cobaan serta hambatan. Nah, sudah siapkah Anda dengan menjadi seorang yang PROFESIONAL?

Popularity: 22% [?]

Page 39 of 46« First...1020303738394041...Last »