Selama tahun 2010 ini banyak sekali kasus yang berhubungan dengan public figure. Mulai dari artis, musisi, aparat negara, raja, sampai kepala negara. Ternyata menjadi seorang public figure tidak seenak yang saya lihat dari luarannya selama ini.
Segala tindakan seorang public figure selalu disorot masyarakat. Kegiatan yang dilakukannya dipastikan menjadi pembicaraan umum. Mau ini dinilai, mau itu dicurigai. Seorang public figure nyaris tidak memiliki ruang privat bagi diri mereka sendiri. Bukan saja melelahkan, tapi tidak menyenangkan sama sekali kalau menurut saya.
Jikalau seorang public figure berhasil memperoleh prestasi yang membanggakan, hanya segelintir yang mengapresiasi. Namun, saat sang public figure bahkan “hanya” menjatuhkan kaleng minuman di depan umum sudah bisa dipastikan popularitas dan nama baiknya akan sirna saat itu juga. Khalayak umum bakal berlomba-lomba menghancurkan harga diri sang public figure. + Continue Reading
Popularity: 3% [?]
Kali ini saya akan memposting livetweet perjalanan saya dan JogjaCamp ke Pulau Bali mulai Jumat (3/12) sampai Senin (6/12) yang lalu. Kisah perjalanan ini saya tweet kan ke twitter dengan hashtag #
Udah lima bulan layanan ini jalan tapi saya ternyata belum mempostingnya di blog ini. Ya, masih seputar kerjaan saya. Ini tentang
Last Saturday, I came to Pesta Blogger 2010 chapter Jogja in Purna Budaya UGM. Not as a participant, but as the vice of the sponsoring IDwebhost at the event. The event was crowded.


