July 19th, 2007
By phery Posted in Total Football

Kebanggaan Dalam Tangis

kalah 0-1 dari koreaAkhirnya, nasib timnas Indonesia tak jauh dari tahun-tahun terdahulu, gagal melaju ke babak selanjutnya di Piala Asia 2007 meskipun jadi tuan rumah. Kembali segurat kekecewaan muncul di wajahku melihat kekalahan Pasukan Merah Putih di partai terakhir Grup D saat kalah 0-1 melawan Korea Selatan. Kekecewaan sekaligus kebanggaan.

Ya, seluruh suporter Indonesia pasti sependapat denganku. Meski menangis dalam kekecewaan, tetapi kami patut berbangga dengan “GARUDA” Indonesia. Mereka berada di grup maut yang dihuni oleh tim-tim kuat di kawasan Asia, yakni Korea Selatan, Bahrain, dan Arab Saudi yang akhirnya jadi juara Grup D.

timnas indonesiaSebagai catatan aja, Korea Selatan, lawan yang dihadapi paling akhir oleh Indonesia merupakan tim langganan Piala Dunia sejak tahun 1986. Arab Saudi, singa gurun pasir, tak pernah absen dari Piala Dunia sejak pertamakali lolos pada tahun 1994. Sementara, Bahrain, nyaris melaju di Piala Dunia 2006 setelah kalah di babak play off terakhir. Nyatanya timnas kita gak memalukan hasilnya. Bambang dkk. menang 2-1 atas Bahrain di pertandingan perdana dan “cuma” kalah 1-2 atas Arab Saudi dan 0-1 dari Korea Selatan.

Ogik pernah menulis di blognya : “Apabila Indonesia menang, mungkin masih dikait-kaitkan dengan faktor keberuntungan. Tapi, Indonesia akhirnya memilih untuk kalah, dan… Kalah dengan Terhormat.” Memang kuakui kalo sebagian besar masyarakat Indonesia menyatakan kemenangan pertama Indonesia adalah keberuntungan, tapi tidak bagi kami suporter Indonesia. Kemenangan dan kekalahan yang dicapai timnas Indonesia merupakan perjuangan dari “sang penjaga kejayaan Garuda”.

Kesimpulannya, meskipun kami menangis, tetapi kami bangga dengan seluruh perjuangan yang ditorehkan timnas Indonesia yang tak kenal lelah dalam tiga pertandingan. Kemenangan dan kekalahan yang kalian terima merupakan kebanggaan yang tak ternilai bagi kami. Kalian kebanggaan kami, pasukan Merah Putih!!

Popularity: 6% [?]

Postingan Terkait


    Comments are closed.